LKP Pariwisata Prima bidang Perhotelan Program 1 Tahun Gelar Program Pendidikan Kecakapan Kerja Fasilitasi siswa/i Tak Mampu

CIREBON – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), telah meluncurkan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang bertujuan mengembangkan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja. Kali ini, program tersebut digelar dengan menggandeng LKP Pariwisata Prima.

Direktur LKP Pariwisata Prima, Yan Hardiansyah MPd menuturkan kegiatan yang dimulai sejak 4 Oktober hingga 3 November 2021 ini diikuti oleh 12 peserta. Sebelumnya, puluhan peserta yang mendaftar diseleksi terlebih dahulu. Syarat mengikuti program gratis dari Kemendikbud ini peserta tidak sedang sekolah, kuliah, atau bekerja. Peserta juga dinyatakan tidak mampu untuk melanjutkan sekolah dan berusia 17 – 25 tahun. Setelah diseleksi, mereka mendapatkan pelatihan seputar Pramusaji, dengan total jam pelatihan sebanyak 150jam yang dibagi dalam 8 jam setiap harinya (Senin – Jumat). “Selama proses pelatihan berjalan, sekitar 80% peserta sudah direkrut oleh relasi kami, sehingga setelah selesai mengikuti program ini mereka bisa langsung bekerja di industri masing-masing,” tuturnya.

Tahun ini menjadi tahun pertama program Pendidikan Kecakapan Kerja digelar oleh LKP Pariwisata Prima. Ini menjadi wujud dukungan pada program pemerintah serta pengabdian pada masyarakat. Diharapkan ke depan program ini bisa terus kembali digelar dengan kuota lebih besar. “Kami harap program ini dapat membantu masyarakat yang tidak bisa melanjutkan kuliah, serta membantu industri dalam mendapatkan tenaga kerja berkualitas,” ungkapnya.

Di samping itu, dari adanya program ini beberapa industri khususnya di bidang food and beverage pun turut terbantu. Salah satunya diungkapkan oleh Manager Operasional PT Kuliner Nusantara Utama, Lutfi Darmawan. Ia berharap program ini dapat berlanjut dan terus mendapatkan support dari Pemerintah terutama untuk membantu mereka yang tak mampu melanjutkan pendidikan. Yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini adalah attitude dan skill. Dengan adanya program PKK ini mempermudah pihak industri dalam memberikan training. “Saya dari industri FnB sangat terbantu, sudah ada 4 orang yang diinterview, melihat langsung praktiknya pun sesuai yang diharapkan, mereka juga akan langsung bekerja usai program ini,” jabarnya.

Senada dengan Lutfi, hal tersebut juga diraskaan oleh PIC dan Manager Shukaku serta Chantel, Agus Sabar Handimansyah. Agus menuturkan dengan waktu yang sangat singkat peserta yang mengikuti kegiatan ini hasilnya sudah setara dengan Diploma 1. Attitude dan public speaking yang diperhatikan pun dinilai cukup baik. “Kami butuh tenaga kerja yang dapat memberikan service excellent, dari kerjasmaa yang kami jalin selama ini lulusan LKP Pariwisata Prima selalu memuaskan dan mampu bersaing di dunia kerja,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Handi Sogiyanto SE MM turut mengapresiasi program ini. Menurutnya LKP Pariwisata Prima merupakan Lembaga Pendidikan terbaik di kota Cirebon di bidang hospitality. Program ini tentunya sangat tepat untuk mengurangi pengangguran terutama di kalangan masyarakat yang tidak mampu melanjutkan sekolah. Diharapkan di tahun mendatang program ini bisa digelar juga oleh pemerintah daerah. “Kami lihat tadi dunia industri berebut, menandakan mutu yang tidak diragukan lagi dari lulusan LKP Pariwisata Prima. Selain Kualitas, kemitraan, dan kompetensi, publikasi yang masif harus ditingkatkan,” tukasnya. (apr/opl)

FOTO : APRIDISTA SITI RAMDHANI / RADRA CIREBON
BERSAMA : Peserta Program Pendidikan Kecakapan Kerja berfoto bersama dengan mentor, dan mitra industri LKP Prima Pariwisata.

GRADUATION DAY 2021 LKP Pariwisata Prima

Sebanyak 154 wisudawan/wisudawati di LKP PAriwisata Prima mengikuti Graduation Day 2021 pada tanggal Senin, 08 November 2021. Para lulusan yang telah mengikuti pendidikan selama 1 tahun pada tahun 2020/2021.

Direktur LKP Pariwisata Prima, Yan Hardiansyah, M.Pd. mengatakan, “sebagian lulusan saat ini sudah terserap di dunia industri, LKP Pariwisata Prima juga membantu para lulusan yang belum mendapatkan kerja” beliau bangga karena hampir 75% lulusan LKP Pariwisata Prima sudah  terserap oleh industri.

kompetensi dan keahlian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu para wisudawan, sehingga LKP Pariwisata Prima menjaga kualitas peserta didik sehingga bisa langsung bekerja dan mampu bersaing baik tingkat nasional maupun internasional.

sementara itu perwakilan IHGMA DPC Cirebon, Agus Kusmawan berharap LKP Pariwisata Prima bisa selalu menjadi mitra perhotel di cirebon, lulusannya bisa selalu terserap di pariwisata cirebon dan kelak akan menggantikan mereka di insutri pariwisata di cirebon.

salah satu orang tua dari wisudawati, Aliah, mengatakan bahwa anak mereka mengalami perubahan positif setelah lulus dari LKP Pariwisata Prima. sikap yang lebih baik, semakin ramah dan sopan terhadap tamu merupakan perubahan yang sangat dirasakan oleh orang tua Aliah.